5 Minuman Sehat Untuk Pencernaan Yang Bantu Redakan Perut Kembung

Selasa, 06 Januari 2026 | 10:00:46 WIB
5 Minuman Sehat Untuk Pencernaan Yang Bantu Redakan Perut Kembung

JAKARTA - Di tengah gaya hidup serba cepat, kesehatan pencernaan sering kali berada di urutan terakhir perhatian kita. Padahal, rasa kembung, begah, hingga perut tidak nyaman bisa menjadi sinyal bahwa usus membutuhkan perhatian lebih. 

Tidak hanya makanan, pilihan minuman ternyata berperan besar dalam menjaga keseimbangan mikrobioma usus dan sistem pencernaan secara keseluruhan.

Menurut ahli gizi Chris Mohr, RD, beberapa jenis minuman mengandung komponen penting seperti probiotik, prebiotik, dan antioksidan yang bekerja membantu menenangkan perut, mendukung imunitas, hingga melancarkan pencernaan.

"Bahan tertentu dalam minuman, seperti probiotik, prebiotik, dan antioksidan, terbukti bermanfaat untuk kesehatan pencernaan," jelasnya, dikutip dari Real Simple.

Meski manfaatnya tidak terasa seketika, konsumsi rutin secara seimbang dapat membantu menjaga usus tetap sehat dan lebih responsif terhadap makanan yang kita konsumsi setiap hari. Berikut penjelasan lebih dalam tentang minuman yang direkomendasikan para ahli.

Peran Probiotik Dalam Menjaga Usus

Salah satu minuman yang banyak direkomendasikan adalah kefir. Dibuat melalui fermentasi biji kefir dengan susu atau air, minuman ini sering disebut sebagai yogurt cair, namun kandungan probiotiknya lebih tinggi.

"Kefir mengandung lebih banyak probiotik yang membantu meningkatkan keragaman bakteri baik di usus, sekaligus menyediakan kalsium dan protein untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan," ujar Dr. Chris Mohr.

Dengan kandungan tersebut, kefir dianggap mampu mendukung pencernaan, memperkuat lapisan usus, serta membantu tubuh menyerap nutrisi lebih optimal.

1. Kefir

Popularitas kombucha terus meningkat seiring banyaknya penelitian tentang manfaatnya terhadap kesehatan pencernaan. Kombucha merupakan teh fermentasi yang mengandung bakteri baik dan senyawa antiinflamasi.

"Kombucha memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu meningkatkan sistem imun karena efek positifnya terhadap kesehatan usus," jelas Tejal Parekh, RD.

Minuman ini dapat dinikmati kapan saja, meski sebagian orang merasakan manfaat lebih cepat ketika mengonsumsinya di pagi hari atau setelah berolahraga.

2. Kombucha

Selain minuman fermentasi, bahan alami seperti jahe juga memiliki tempat penting dalam menjaga kesehatan pencernaan. Selama berabad-abad, jahe digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meredakan mual, kembung, dan rasa begah.

"Selama berabad-abad, jahe digunakan untuk mendukung kesehatan pencernaan. Senyawa kimia di dalamnya membantu memperkuat bakteri baik di usus," kata Tejal.

Minuman berbahan jahe  baik teh maupun jus memberikan efek hangat dan menenangkan, sehingga cocok dikonsumsi saat perut terasa tidak nyaman.

3. Jus atau Teh Jahe

Bone broth atau kaldu tulang juga masuk daftar penting. Kandungan asam amino seperti glutamin, serta kolagen, dinilai mampu mendukung kesehatan usus sekaligus membantu hidrasi tubuh.

"Bone broth mengandung nutrisi yang mendukung kesehatan usus sekaligus membantu hidrasi tubuh," jelas Dr. Chris.

Kaldu tulang bisa dikonsumsi langsung, dijadikan campuran sup, atau dibuat sendiri di rumah bagi yang menyukai rasa gurih alami.

4. Bone Broth

Teh peppermint juga tak kalah menarik. Meski tidak secara langsung meningkatkan jumlah bakteri baik, penelitian menunjukkan manfaatnya dalam meredakan gangguan pencernaan, termasuk kram dan kembung.

"Peppermint memang tidak secara langsung meningkatkan jumlah bakteri baik, tetapi banyak penelitian menunjukkan manfaatnya bagi kesehatan pencernaan," ujar Tejal.

Peppermint membantu merelaksasi otot-otot saluran cerna, sehingga cocok bagi mereka yang sering mengalami gangguan pencernaan kronis.

5. Teh Peppermint

Pada akhirnya, menjaga pencernaan bukan hanya soal membatasi makanan tertentu, tetapi juga memilih minuman yang tepat. Dengan konsumsi teratur, usus lebih sehat, tubuh terasa lebih ringan, dan daya tahan tubuh pun ikut terjaga.

Terkini