JAKARTA - Perjalanan menggunakan kereta api tidak hanya menawarkan kemudahan mobilitas, tetapi juga pengalaman layanan yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Selain peningkatan fasilitas dan kenyamanan perjalanan, inovasi pada layanan makanan dan minuman menjadi salah satu aspek yang semakin diperhatikan oleh operator transportasi.
Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan penyedia layanan penunjang kereta api berupaya menghadirkan variasi menu yang lebih beragam agar penumpang dapat menikmati perjalanan dengan lebih nyaman.
Salah satu strategi yang dilakukan adalah menggandeng pelaku usaha kecil dan menengah untuk menghadirkan produk kuliner khas daerah yang memiliki kualitas baik sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat.
Kolaborasi antara perusahaan besar dan pelaku UMKM dinilai mampu menciptakan ekosistem bisnis yang saling menguntungkan. Selain memperkaya pilihan menu bagi pelanggan, kerja sama ini juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal agar dapat dikenal oleh masyarakat dari berbagai daerah.
Upaya tersebut kini juga dilakukan oleh Kereta Api Indonesia Services atau KAI Services yang mulai menggandeng sejumlah pelaku UMKM untuk menghadirkan inovasi menu dalam layanan kereta api. Melalui proses kurasi yang ketat, berbagai produk unggulan daerah dipilih untuk menjadi bagian dari layanan makanan dan minuman yang tersedia bagi penumpang.
Kolaborasi KAI Services Dengan Pelaku UMKM
KAI Services menggandeng enam pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memperkuat inovasi menu. Kerja sama Kereta Api Indonesia Services (KAI Services) tersebut diwujudkan dengan mengurasi berbagai produk unggulan daerah.
"Jadi ada beberapa yang sudah masuk kemudian kita kurasi bersama. Akhirnya kemarin muncul enam produk yang kita kerja sama dengan mereka," kata Direktur Utama KAI Services Krisna Arianto kepada RRI di Kantor Pusat KAI Services, Jakarta, Senin, 9 Maret 2025.
"Jadi ada enam UMKM kerja sama dengan KAI Services. Empat produk naik di atas kereta, dua produk kita jadikan bahan baku untuk makanan yang ada di Loko Cafe," katanya lagi.
Pihaknya juga melakukan evaluasi berkala untuk memastikan standar kualitas setiap produk tetap terjaga dengan sangat baik. Seluruh produk tersebut mencakup beragam jenis camilan ringan serta bahan baku makanan berat di gerai resmi perseroan.
Melalui kolaborasi ini, produk-produk UMKM yang telah melalui proses seleksi dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Penumpang kereta api dari berbagai daerah berkesempatan untuk mencicipi berbagai produk kuliner yang berasal dari pelaku usaha lokal.
Persiapan Layanan Menjelang Lonjakan Penumpang
Program kemitraan ini dijalankan seiring persiapan perusahaan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama masa mudik tahun mendatang. Seluruh persiapan teknis kini berada pada tahap finalisasi guna memastikan semua standar operasional prosedur dapat berjalan optimal.
KAI Services juga meningkatkan kesiapan armada di lapangan guna menghadapi peningkatan jumlah penumpang yang terjadi setiap tahunnya. Fokus utama mencakup pembenahan fasilitas stasiun dan kereta api guna memberikan pengalaman perjalanan yang paling maksimal bagi pelanggan.
Dengan meningkatnya jumlah penumpang selama periode mudik, berbagai layanan pendukung juga perlu disiapkan dengan baik. Oleh karena itu, perusahaan terus melakukan berbagai penyesuaian agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan secara maksimal meskipun jumlah pengguna kereta api meningkat secara signifikan.
Inovasi kuliner yang melibatkan pelaku UMKM ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan kepada para penumpang.
Pembinaan Layanan Dan Standar Pelayanan Prima
"Untuk persiapan, selain penambahan, juga kita adakan pembinaan. Jadi teman-teman dari hospitality sejak awal-awal mulai puasa, tiga minggu yang lalu, mereka turun ke lapangan untuk memberikan pembinaan langsung ke frontliner. Refreshment mengenai pelayanan dan juga pembinaan untuk menjaga kualitas layanan kita," kata Manager Corporate Communication KAI Services Nyoman Suardhita.
Seluruh jajaran staf lapangan seperti petugas parkir dan pembersih telah diberikan pembekalan ulang secara intensif oleh manajemen. Krisna mewajibkan seluruh personel garda terdepan menerapkan standar pelayanan prima dalam melayani setiap pelanggan yang datang.
Pembinaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap petugas memiliki pemahaman yang sama mengenai standar pelayanan yang harus diberikan kepada pelanggan. Dengan demikian, kualitas pelayanan dapat tetap terjaga di seluruh area operasional.
Selain itu, pelatihan yang dilakukan secara berkala juga diharapkan mampu meningkatkan profesionalitas petugas dalam menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi selama operasional berlangsung.
Inovasi Layanan Untuk Kenyamanan Penumpang
KAI Services turut mempertebal pengamanan stasiun dengan menambah personel di titik keramaian selain memprioritaskan sektor inovasi kuliner kereta. Strategi ini dirancang untuk mencegah terjadinya kepadatan arus keluar masuk kendaraan maupun orang di seluruh stasiun utama.
Inovasi layanan ini diyakini mampu meningkatkan loyalitas penumpang yang selalu mengharapkan kenyamanan ekstra selama berada di perjalanan. KAI Services berkomitmen menciptakan ekosistem perjalanan yang inklusif sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor transportasi publik.
Pihaknya juga terus memantau dinamika kebutuhan pelanggan di media sosial untuk melakukan penyesuaian layanan secara jauh lebih cepat. Seluruh tahapan persiapan layanan ini dijadwalkan selesai sepenuhnya sebelum masa Angkutan Lebaran resmi dibuka pemerintah.
Dengan berbagai langkah inovatif yang dilakukan, KAI Services berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan. Kolaborasi dengan pelaku UMKM juga menjadi bukti bahwa sektor transportasi dapat